Polda DIY Kesulitan Tangkap Bandar Narkoba



Laporan Wartawan Tribun Jogja, Yoseph Hary
TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Peredaran narkoba di wilayah DIY diperkirakan masih cukup tinggi jika dilihat dari jumlah
pengedar yang tertangkap. Namun, selama ini kepolisian belum berhasil menjerat para bandar narkoba.
Kendati jumlah pengedar narkoba yang tertangkap lebih banyak, jumlah narkoba yang berhasil disita pada 2013 ini
masih lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polda DIY, Kombes Pol Andi Fairan mengatakan, peredaran narkoba selalu
dilakukan dengan jalur terputus. Sebab itu, kendati terjadi penangkapan para pengedar dan pemakai, kepolisian
tetap kesulitan mengungkap bandarnya.
"Tahun ini tidak ada. Belum ada bandar yang bisa kami tangkap karena kendala semacam itu. Tapi terlepas dari data
acuannya, kami sebagai aparat meyakini bandar pasti ada di DIY," ujar Kabagbin Opsnal Ditresnarkoba Polda DIY,
Kompol Dedy Sumarsono, yang mewakili Andi Fairan saat diwawancarai Tribun Jogja, Kamis (24/10/2013).
Kepolisian pun tetap berupaya memberantas peredaran narkoba meski baru bisa menangkap pemakai dan pengedar.
Sepanjang 2013 hingga September, peredaran narkoba jenis sabu yang dapat diungkap mencapai 420,45 gram. Untuk
ganja, kepolisian mengamankan barang bukti seberat 1.605, 785 gram, putaw 2.263 gram dan extacy 32 butir.
Dedy mengatakan, jumlah itu jauh lebih sedikit dibanding data ungkap 2012 dan tahun-tahun sebelumnya. Namun apakah
itu berarti peredaran narkoba menurun?
Dedy meyakini, jika data sampai September itu dikalkulasi lagi sampai akhir tahun pun dipastikan tak akan mengejar
besaran peredaran di tahun sebelumnya yang jauh lebih tinggi.

Sumber : polda-diy-kesulitan-tangkap-bandar-narkoba

Comments

Popular posts from this blog

Aksi Suporter lebih baik bernyanyi,kertas Rool dan Flare atau lebih baik saling bunuh antar suporter??

Fakta Cherry belle memplagiat SNSD

Android Game & Aplikasi dari STMIK AMIKOM Yogyakarta