Siapakah jodoh kita?

Kata yang sering kita pikirkan entah itu secara sadar maupun tidak sadar. Banyak orang masih terpaku pada satu ungkapan “jodoh ditangan tuhan”. Benarkah seperti itu adanya?. Jodoh adalah kita yang mencari dan menentukan, Tuhan hanya menyediakan (kutipan dari Mario Teguh). Secara logika mungkin bisa diterima ungkapan seperti itu tapi bisa jadi tidak semua akan sependapat. Tapi menurutku (penulis), apa yang diungkapkan oleh Pak Mario Teguh ini ada benarnya ato malah memang benar namun tinggal bagaimana kita berpendapat dan berpikir (bebas).
Banyak yang saat terlalu lama tidak mendapatkan kekasih atau baru saja putus hubungan kasih dengan pasangan pasti akan bilang “jodoh ada ditangan Tuhan” atau “kalo jodoh nanti juga akan kembali”, tapi pernahkah pribadi ini melihat diri sendiri?(pake cermin). Yap, terlalu lama tak mendapatkan kekasih ato putus hubungan itu bukan karena belum menemukan jodoh atau tidak berjodoh. Kalo kita sedikit meluangkan waktu untuk berpikir dan merenung kenapa semua itu terjadi kita akan mengerti bahwa kita pribadilah yang melakukan itu. Masih bingung?ato tidak paham?.

Orang yang belum menemukan jodoh. Kenapa bisa seperti itu? Tuhankah yang belum memberi/mempertemukan jodoh itu? Sedangkan Tuhan sebenarnya sudah memberikan kita jodoh yang sangat banyak. Yap..kitalah yang kurang berusaha ato kita mungkin salah dalam bertindak atau terlalu takut untuk mendekati mengenal seseorang atau terlalu berpikir jauh bahwa setiap orang itu sama. Aku bukan ahli dalam percintaan karena aku sendiri sulit untuk menjalankan percintaanku sendiri namun tak ada salahnya saling berbagi pikiran disini aku rasa bukan masalah ahli atau tidak tapi perasaan, pikiran dan pengalaman.

Putus hubungan. Kenapa bisa terjadi? Bukan jodoh yang Tuhan berikankah?. Hei..Tuhan sudah memberikan banyak jodoh dan yang kamu dapatkan adalah salah satunya. Bisa jadi mencari jodoh itu semacam seleksi atau audisi tanpa kita sadari. Putus hubungan? Coba lebih merendahkan perasaan dan ego. Sudah berjuangkah mempertahankan hubungan atau sudahkan memberikan setulusnya rasa, waktu dan perhatian kepada pasangan? Kalo sudah namun pasangan tetap meninggalkan itulah seleksi jodoh. “lelaki baik akan mendapatkan wanita baik dan sebaliknya” (kutipan Pak Mario Teguh).

Jodoh memang sudah diatur atau diberikan oleh Tuhan kepada setiap makhluknya namun Tuhan tidak akan begitu saja memberikan dan kitalah yang harus berusaha sendiri mencari dari banyaknya jodoh yang sudah Tuhan berikan kepada kita dan saat kita mendapatkan salah satunya pertahankanlah sebaik yang kamu bisa, perjuangkan dan yakinkan perasaan bahwa inilah jodohku. (fandzz.red)

Comments

Popular Posts