Langkah Jokowi yang Pindahkan Kantor Dinas ke Balai Kota Dikritik DPRD

Ray Jordan - detikNews

Jakarta Langkah Jokowi-Ahok yang berencana memindahkan seluruh kantor dinas ke balai kota DKI Jakarta dikritik. DPRD DKI pun berencana meminta penjelasan Jokowi soal rencananya ini.

"Kalau dipindahkan semua ke Balai Kota, lalu kantor sebelumnya mau jadi apa? Kami juga berharap dapat penjelasan dari Pak Gubernur soal ini. Kami juga ingin meninjau keefektifannya," kata anggota DPRD DKI asal Fraksi Demokrat Ditian Corisa saat berbincang, Jumat (19/10/2012).

Ditian juga menyindir, di era tekhnologi ini, sebenarnya komunikasi bisa dilakukan dengan berbagai macam media. Jadi tidak perlu bertemu.

"Ya silahkan saja kalau ini penting agar gampang berkoordinasi. Tapi sekarang kan ada komunikasi yang canggih, yang bisa dimanfaatkan, seperti skype dan telepon. Itu bukan jadi kendala lagi. Tapi kalau menginginkan koordinasi ya silahkan," jelasnya.

Sedang rencana kantor dinas yang nantinya akan disewakan ke masyarakat, perlu dicatat apakah hal itu akan meningkatkan pendapatan daerah. Dan bagaimana nanti pertanggungjawabannya.

"Kalau menimbang itu daerah akan dikomersialkan, apakah akan meningkatkan pendapatan daerah? Terus pemanfaatan dananya seperti apa, itu harus dalami lagi. Harapan kita semua tentunya bagaimana pemprov DKI bisa bekerja efektif dan profesional dalam melayani warga," jelasnya.

(jor/ndr)

Sumber : http://news.detik.com

Tambahan dari ane :
Repot ya kalo udah ketemu sama orang yang lebih mendewakan teknologi dari pada sosial nyata. padahal dari pandangan ane maksud pak jokowi ini bagus lho. coba deh dipikir, kalo bekerja pada satu tempat yang sama kan untuk mengecek kinerja para pegawai jadi lebih mudah, lebih sering bertemu membuat rasa sosial kemasyarakatan juga meningkat. kalo pakai skype ato telp kan bisa saja waktu melakukan komunikasi itu tidak sedang dikantor. sepertinya para pemimpin kita ini ada yang udah kehilangan sosial kemasyarakatannya.

Comments

Popular Posts